Janjimu adalah Emas


Berbicara itu mudah

Berjanji juga mudah

Nyatanya menepati janji tidak semudah saat mengucapnya

Butuh keseriusan untuk menepati janji yang telah terucap


Banyak orang yang berjanji

Tetapi banyak juga yang lupa menepati janjinya

Bahkan sampai lupa bahwa dirinya pernah berjanji

Adakah orang seperti itu jawabannya ada


Pantaslah sahabat Ali bin Abi Thalib mengatakan

Jangan mengambil keputusan ketika sedang marah

Dan jangan membuat janji ketika sedang senang

Karena berjanji bukan sekedar ucapan, tapi menepatinya adalah kewajiban


Ingatlah,

Janjimu adalah emas, teman

Sangat berharga bagi orang yang kau janjikan

Diingat dan dinanti untuk ditepati


Jujur saja,

Aku sedang menunggu sebuah janji yang belum ditepati

Merasa tak adil jika ternyata kamu melupakan janji itu

Tapi apakah benar memang tidak adil bagiku?


Sekarang keadaannya berbalik

Mungkin saja aku pernah berjanji dan belum sempat menepatinya

Sedangkan seseorang disana menungguku menepati janji itu

Rasanya disinilah keadilan terjadi, menunggu dan ditunggu


Bukankah di dunia ini kita hidup dalam hukum sebab – akibat?

Kalian percaya akan hukum itu?

Aku mempercayainya

Lalu kalian? Mungkin saat ini sedang mulai berpikir untuk mengingatnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s