Posted in Opini Saya

Drama Ahok dan Balada Masyarakat Facebook


Beberapa hari terakhir pemberitaan media dihebohkan tentang pidato Gubernur DKI Jakarta yang dalam versi pendek pidato tersebut melecehkan kitab suci Al-Qur’an. Ada yang membuat petisi bahkan sampai ada pihak yang melaporkannya ke polda metro jaya. Harus diakui, rakyat Indonesia adalah juaranya untuk membuat sebuah masalah menjadi viral. Awalnya saya ingin bersikap “no comment” tentang masalah ini, tapi kok lama kelamaan respon masyarakat Facebook sangat tinggi, bahkan cenderung lebay. Akhirnya, berbekal screenshoot tweet kang emil di twitter, membuat saya tau bagaimana harus berpendapat mengenai masalah ini (hatur nuhun kang emil😄😊)

Memang masalah ini tidak bisa dianggap sepele, karena masalah ini menyangkut keagamaan yang sangat sensitif bagi mayoritas rakyat Jakarta. Dibilang tidak salah, tapi beliau memang salah. Tapi kesalahan yg dilakukan pun, bukan yang berdampak negatif dan merugikan khalayak luas (pembunuhan misalnya) justru cenderung menurunkan citra dirinya sendiri.

Bagaikan peribahasa, jangan menggangu macan yang sedang tidur. Menurut pandangan saya, Pak Ahok sebagai pejabat yang menjadi sorotan publik memang tidak seharusnya berbicara mengenai hal yang bukan bidangnya. Surat Al-Maidah 51 yang merupakan isi dari kitab suci umat Islam, dibawakan oleh beliau yang seorang kristiani tentu akan mendapatkan respon “tau apa sih lo tentang Islam?” apalagi moment saat beliau menyampaikan hal ini dimasa2 mendekati pilkada, ditambah lagi penggunaan kalimat yang ambigu (bila hanya didengarkan sepenggal) plusss banyaknya pihak yang tidak menyukai beliau baik dari segi agama ataupun pencalonannya kembali sbg gubernur. Rasanya lengkap sudah alasan untuk “mereka” yang ingin menjatuhkan nama beliau.

Patut diacungi jempol untuk sikap Pak Ahok yang akhirnya meminta maaf atas kesalahannya tersebut. Beliau berani mengakui bahwa perkataannya saat itu memang kurang tepat sehingga memicu emosi banyak pihak.

Disaat riweuh seperti ini, muncullah tweet kang Emil yang berbunyi…

picsart_10-14-12-36-53
Source: twitter.com/ridwankamil

Dari screenshoot diatas bisa diambil kesimpulan: Betapa bijaknya kang Emil yang memandang demokrasi adalah demokrasi yang tidak bisa dicampur adukkan dengan pemikiran lain.

Kalo menurut saya, Ibarat anak sekolah, Demokrasi itu pelajaran PKN dan agama itu yaa pelajaran Pendidikan Agama. Dua hal yang sangat berbeda, kan? PKN identik dengan pasal – pasal dan Undang – Undang. Pendidikan Agama identik dengan surat – surat di kitab suci Al-Qur’an.

Saya yakin pada saat membaca komentar saya diatas, sebagian besar dari pembaca akan bergumya” atau mungkin “tuh liat tuh, itu sosok yg lo dukung, kayak gitu?” NO!! Kalian salah besar kalo berpikir seperti itu.

KITA semua sepakat bahwa tindakan yg dilakukan beliau sebagai pejabat publik adalah hal yg SALAH dan TIDAK PANTAS. Permintaan maaf sudah dilakukan. Rasanya sudah sepantasnya kita sebagai warga negara yang baik menunggu proses hukum yang berlaku, gak perlulah kita posting sana sini di medsos gembar – gembor penjara kan Ahok. Kok kayak yang ngerti banget hukum sih mba, mas… Padahal mah saya yakin isi KUHP aja gak ada yang paham isinya sama sekali.

Ah, rasanya ini semua hanya bumbu menjelang pilkada saja. Banyak sekali kejadiannya yang kalo diperhatikan jadi bikin ketawa sendiri. Setidaknya ada lima tipe masyarakat dunia facebook menjelang pilkada:

  1. Ada yang dari awal dukung salah satu pasangan calon, makin hari makin giat aja tuh kampanye via sosmednya #jurukampanyegratisan
  2. Ada yang dari awal udah gak suka sama pasangan calon, makin hari makin giat ngebully nya. Situ #haters apa #lovers ? Kelakuannya gak beda jauh sih😂
  3. Ada yang tetep adem ayem alias no comment. Mendingan gini sih yaa, tapi asal jangan pada golput lohh
  4.  Ada yang tadinya gak pernah sama sekali ngomongin politik, karena masalah “Pak Ahok” tadi, jadi mendadak molitik. Apaan sih molitik? Ituloh mendadak sok2 ngeshare2 tentang politik, ngomongin pasangan calon yg ini begini, yg itu begitu. Bisa terlihat bijak “sesaat”. Yaaa pokoknya macem fans karbitan gitu deh. Patut diacungi jempol sih usahanya, tapi kalo saya pribadi cenderung kurang respect sm orang type kayak gini. #nohate
  5. Dan yang paling nyebelin adalah…. Orang yang udah siang malem update status di sosmed tentang pilkada jakarta, tapi ternyata dia bukan ktp jakarta😂😂😂. Yaaah yaudahlah ini mah kelaut aja kali yaa😂

picsart_10-14-12-35-27

Terus kamu termasuk golongan yg mana pun? To be honest, sejak secara resmi diumumkan 3 pasangan calon itu… Saya… Jadi galau…

  • Pak Anies Baswedan yang katanya setelah jadi menteri ingin tetap fokus di dunia pendidikan. Tapi ternyata dua hari setelah pernyataan itu, bapak mau dipinang sama partai Gerindra. Duh pak, saya termasuk fans bapak yang agak kecewa loh pak. Gara2 politik, bapak jadi lupa sama janji bapak sebelumnya. Gimana kalo nanti jadi gubernur beneran pak? Bakal lupa juga gak tuh sm visi misinya?😕😰
  • Om Agus Harimurti Yudhoyono.. Aduh mas kece, keluar dari TNI Cuma untuk jadi politikus? Sayang banget loh pensiunan TNI mu om😂😂😂
  • Nah yang terakhir, the one and only yang paling banyak kontroversinya.. Pokoknya disisa masa jabatan bapak, tetep kerja yang terbaik untuk masyarakat Jakarta yaa pak.

Intinya adalah…
Pilkada adalah salah satu wujud demokrasi di Indonesia.

Nah sekarang tinggal kalian semua pikir ulang, dari demokrasi itu adanya di pelajaran PKN atau pelajaran Agama.

Sekian. Tulisan ini hanya curahan hati seorang mahasiswi semester 7 yang mulai belajar meneliti tingkah laku masyarakat sosial media, khususnya Facebook. (jadi dibawa santai aja yaa, no hard feeling)

Semoga kita semua bisa menjadi warga negara Indonesia yang cerdas dengan menjalankan Demokrasi sesuai dengan makna sebenarnya.
Jangan golput! Tanyakan pada hati nurani kalian, pasangan calon manakah yang benar – benar pro rakyat, yang kerja nyata sudah ada hasilnya. Teguhkan hati kalian untuk memilih pada 15 Februari 2017 mendatang.

#PemilhMuda #JadiPemilihPintar #IndonesiaItuDemokrasi

Author:

always trying to improve and enhance the quality of myself

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s